NGEBRAND KEREN

NGEBRAND KEREN

Pengalaman yang disampaikan para Invited Speaker KSJM ke-277 tentang bagaimana mempertahankan kemudian meningkatkan brand sekolah, membuat saya me-remind ingatan saya tentang branding. Saat saya ngemil snack ringan di kereta dalam perjalanan pagi ini, pikiran saya tentang brand masih melekat. Tanpa sengaja saya membaca tiulisan Life is never flat pada kemasan cemilan saya. Iya sih, hidup memang tidak pernah datar, kadang naik, kadang turun, berbelok – belok atau sesekali datar. Saya cermati bentuk cemilan saya yang indah, bergelombamg dan bergaris-garis. Oh, rupanya ini cara produsen membranding produknya. Kalimatnya indah, filosofis dan benar adanya. Hebat juga yang membuat desainnya.

Saya menjadi teringat produk-produk lain yang ternyata brandnya ‘nempel’ di ingatan saya. Pertama kali saya bersama empat teman lain difasilitasi telepon genggam (HP) oleh sekolah sehubungan tugas kami sebagai wakil kepala sekolah, kami diberi merk HP yang sama. Tidak ada sudut pada tubuh manusia’ (bentuk empat ujung HP tersebut melengkung) itulah brand HP tersebut. Saya percaya sahabat mengenal merk produk HP tersebut. Meskipun sekarang merk itu sudah tidak muncul lagi di pasaran, saya tetap mengingat brandnya Ada juga produk mie instant yang meskipun sudah sangat terkenal, laris, harganya hersahabat, juga memiliki jingle yang cantik dan iramanya energik, tetap setiap saat secara kontinyu meng-update iklannya.

Saya mengambil intisari dari materi tadi malam, bahwa merawat brand sekolah harus dilakukan secaraa kontinyu. Prestasi siswa, berita tentang kegiatan siswa, program unggulan, harus disosialisasikan terus menerus melalui media yang semakin berkembang setiap waktu demi waktu. Baru saja saya membuka FB SMK MUTU Gondanglegi, terpampang foto-foto siswa lengkap dengan prestasinya dan dibumbui dengan ucapan-ucapan selamat serta support dari Mas Ustadz Munali selaku principal. Kemudian saya buka kembali foto-foto dan video SDM 26 yang ditampilkan oleh Direktur Ustadz Hervit. Wah, wah, ini memang luar biasa. Pekerjaan mempublikasikan seperti itu, kelihatan sederhana, tetapi dampak positifnya luar biasa. Saya menyimpulkan (eh berani benar saya), bahwa kepala sekolah terutama, guru-guru dan juga tenaga pendidikan, tidak boleh wegahan.

Membangun brand sekolah, meskipun ada pepatah Jer basuki mawa bea (jika ingin bahagia/sejahtera diperluka beaya), tetapi tidak semuanya harus berbeaya besar. Anak seorang guru TK kami, tahun ini akan mendaftar masuk ke SD. Ketika saya bertanya akan bersekolah dimana, dengan cepat dia menjawab, menyebutkan sebuah MTs yang ada ekskul memanah. Wow, seusia TK lho, milih sekolah yang ada ekskul memanah. Saya tanya ke ibunya, dari mana dia menahu ada ekskul memanah, ternyata hasil obrolan sehari-hari dan imendapat info dari kakaknya yang baru kelas 2 SD. Di TK anak tersebut kan memperoleh cerita dari bu guru, tentang tiga ketrampilan yamg dianjurkan oleh Rasulullah diberikan kepada anak-anak yaitu memanah, berenang, dan berkuda.

Masya Allah, siswa TK jaman now, wawasan dan keinginannya tidak sembarangan, kok ya seperti hasil ‘survey dan penelitian’. Berbeda cerita dengan cucu saya yang tahun ini juga akan mendaftar masuk SD. Oleh ibunya dia diajak mengikuti trial di dua SD swasta. Kemudian dia membandingkan, lalu memilih salah satunya. Ketika ditanya kenapa memilih SD tersebut, jawabnya karena ekskulnya banyak, ada memanah, olah vokal, melukis, dan yang terlalu umum sebagai jawaban adalah gedungnya bagus, lebih bagus dari sekolah SD ibu di Cirebon. O walah……benar sekali isi sebuah hadist: “Didiklah anakmu sesuai dengan jamannya.” Anak akan sekolah SD saja sudah dapat memilih, jauh berbeda dengan jaman eyangnya atau ibunya dulu.

Brand sekolah tetap harus dibangun, dirawat, dan ditingkatkan jika sekolah tidak ingin ditinggalkan oleh masyarakat.
Semangat untuk maju, semangat untuk meningkatkan brand sekolah. Insya Allah sekolah akan hidup subur dan terpelihara.

Ditulis di atas kereta Ranggajati, 14 Juni 2025 oleh Retno Kuntjorowati.

6 Comments

Leave a Reply to Elyusra Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *