Nasehat untuk para Santri Al Amin

Nasehat untuk para Santri Al Amin

Nasehat untuk Para Santri dan Alumni Al Amin Tunggul Paciran
Dalam meniti jalan ilmu dan pengabdian, kita sering kali terjebak dalam pemahaman bahwa keberkahan ilmu hanya datang dari banyaknya waktu yang dihabiskan untuk belajar dan mengaji. Namun, dawuh bijak dari Aba Yai Miftah memberikan sudut pandang yang lebih dalam dan menyejukkan.

“Barokahe ilmu iku gak teko ngaji lan belajar tok, sing akeh teko ngabdi, taat peraturan, lan tawadhu’ marang guru/Kiyaine.”

Abah yai miftah

Sebuah kalimat sederhana, namun mengandung makna yang luas dan mendalam bagi kita, santri dan alumni pondok pesantren. Dawuh ini menjadi pengingat bahwa ilmu bukan sekadar dihafal atau dipelajari, tapi yang lebih utama adalah bagaimana ia berbuah dalam sikap, adab, dan pengabdian.

Ngabdi (mengabdi) adalah bentuk pengamalan ilmu yang nyata. Seorang santri yang ikhlas membantu pondok, melayani gurunya, atau menjaga amanah yang diberikan, sejatinya sedang menanam benih keberkahan dalam dirinya. Sebab dalam ngabdi, tersembunyi doa guru, ridha orang tua, dan perhatian langit yang tak terlihat oleh mata.

Taat peraturan juga menjadi pondasi yang tak kalah penting. Banyak dari kita yang ingin jadi orang besar, tapi mengabaikan hal-hal kecil seperti disiplin waktu, menjaga kebersihan, atau bersikap sopan. Padahal, ketaatan pada aturan adalah bentuk nyata dari kesungguhan dan keikhlasan dalam menuntut ilmu.

Dan yang terakhir tawadhu’ marang guru. Inilah kunci emas yang sering dilupakan. Semakin tinggi ilmu seseorang, seharusnya semakin rendah hatinya di hadapan gurunya. Tidak ada keberhasilan sejati tanpa adanya adab. Ilmu tanpa tawadhu’ hanyalah kesombongan yang tertunda.

Mari, wahai para santri dan alumni Al Amin, kita jaga dawuh ini dalam hati dan amalan. Di manapun kita berada, tetaplah menjadi pribadi yang ngabdi, taat, dan tawadhu’, karena dari sanalah keberkahan ilmu akan mengalir tanpa henti hingga kehidupan dunia dan akhirat.

Afif Rosyidin – Alumni Santri Al Amin

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *